Banyumas
Beranda / Banyumas / Unsoed Buka Suara Usai Rektor Kena OTT KPK, Kampus Pastikan Tak Ada Kekosongan Kepemimpinan

Unsoed Buka Suara Usai Rektor Kena OTT KPK, Kampus Pastikan Tak Ada Kekosongan Kepemimpinan

Juru Bicara Univertas Jenderal Soedirman (Unsoed), Dr Edi Santoso saat memberikan keterangan terkait OTT KPK di kampusnya.

WARTABANYUMAS, PURWOKERTO – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) buka suara terkait proses pemeriksaan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di lingkungan kampus tersebut.

Pihak Unsoed menyatakan hingga kini belum memperoleh informasi resmi dari KPK mengenai perkara yang tengah diperiksa maupun status hukum para pihak yang menjalani pemeriksaan.

Dosen sekaligus Juru Bicara Unsoed, Dr Edi Santoso, mengatakan proses pemeriksaan sepenuhnya merupakan kewenangan KPK sehingga pihak kampus masih menunggu penjelasan resmi dari lembaga antirasuah tersebut.

“Sampai saat ini, proses pemeriksaan sepenuhnya berada di tangan KPK dan belum ada penjelasan resmi mengenai hal tersebut,” kata Edi Santoso, Jumat (21/8/2026).

Edi menjelaskan, kondisi tersebut membuat Unsoed belum dapat memastikan perkara apa yang sedang ditangani KPK maupun bagaimana status hukum pihak-pihak yang diperiksa.

Abu Anak Krakatau Mengarah ke Mana? BMKG: Belum Sampai Jateng

“Oleh karena itu, kami belum mengetahui perkara yang sedang diperiksa maupun status hukum pihak-pihak yang terlibat,” ujarnya.

Meski belum mengetahui secara detail perkara yang menjadi dasar pemeriksaan, Unsoed menegaskan tetap menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Terlepas dari kasus apa pun, Unsoed menghormati seluruh proses hukum yang sedang ditangani oleh KPK,” kata Edi.

Di tengah pemeriksaan tersebut, Unsoed juga memastikan aktivitas kampus tetap berjalan dan tidak terjadi kekosongan dalam struktur kepemimpinan universitas.

Wakil Rektor Bidang Akademik (WR 1) serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas (WR 4) saat ini berada di Purwokerto untuk menjalankan fungsi kepemimpinan di lingkungan Unsoed.

Banyumas Mantu 2026, Puluhan Pasangan Akhirnya Sah sebagai Suami Istri

Edi menegaskan keberadaan kedua wakil rektor tersebut sekaligus memastikan roda kepemimpinan Unsoed tetap berjalan selama proses pemeriksaan KPK berlangsung.

“WR 1 dan WR 4 saat ini berada di Purwokerto untuk memegang kendali kepemimpinan,” ujarnya.

Menurut Edi, keberadaan pimpinan tersebut menjadi penegasan bahwa proses pemeriksaan oleh KPK tidak menyebabkan kekosongan kepemimpinan di Unsoed.

“Hal ini sekaligus menjadi klarifikasi bahwa tidak ada kekosongan kepemimpinan di Unsoed,” kata Edi.

Ia menambahkan seluruh kegiatan akademik dan pelayanan di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman tetap berlangsung sebagaimana mestinya.

Polresta Banyumas Bongkar Penggelapan Uang di 15 ATM BRI, Dua Karyawan Ditangkap

“Seluruh proses akademik dan layanan lainnya tetap berjalan normal seperti biasa,” ujarnya.

Unsoed menyatakan akan mengikuti perkembangan proses hukum yang ditangani KPK dan tetap menghormati seluruh tahapan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.