WARTABANYUMAS, CILACAP – Sebuah rumah milik Sairah (60), warga Jalan Nusantara RT 04 RW 02, Kelurahan Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, terbakar pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan kebakaran diduga bermula dari obat nyamuk bakar yang digunakan pemilik rumah saat beristirahat.
“Diduga api berasal dari obat nyamuk bakar yang merembet ke kain di dekatnya,” kata Gatot Arief Widodo.
Menurut Gatot, saat kejadian Sairah sedang berada di luar rumah sehingga api pertama kali diketahui oleh anaknya yang berada di dalam rumah.
“Anak korban mencium aroma terbakar dari dalam kamar dan melihat api sudah mulai merambat ke area kamar hingga rumah,” ujarnya.
Panik melihat api yang semakin membesar, anak Sairah kemudian keluar rumah dan meminta pertolongan kepada warga sekitar.
“Warga kemudian berusaha melakukan pemadaman dengan alat seadanya sambil menghubungi petugas Damkar Cilacap,” jelas Gatot.
Laporan kebakaran diterima Pos Damkar Cilacap pada pukul 18.10 WIB dan petugas langsung menuju lokasi sekitar pukul 18.20 WIB dengan membawa peralatan pemadam lengkap.
“Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman, kemudian dilanjutkan pendinginan dan pengecekan atau overhaul untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” katanya.
Petugas Damkar Cilacap bersama unsur relawan dan pihak terkait berhasil mengendalikan kebakaran sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
“Tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam kejadian ini,” terang Gatot.
Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, petugas menghabiskan sekitar 4.000 liter air untuk memadamkan dan mendinginkan bangunan.
“Setelah api padam, kami melakukan pendinginan dan pendataan untuk memastikan kondisi bangunan benar-benar aman,” ungkapnya.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian materi yang dialami pemilik rumah ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
“Untuk sementara taksiran kerugian kurang lebih Rp100 juta, sedangkan penyebab kebakaran diduga karena obat nyamuk bakar,” pungkas Gatot.

