WARTABANYUMAS, CILACAP – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Cilacap menyalurkan 280 ribu liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Cilacap selama musim kemarau 2026.
Bantuan melalui program Pertamina Peduli tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga yang mengalami kesulitan akibat kemarau berkepanjangan.
Penyaluran terbaru dilakukan di Dusun Cimeong, Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah, pada Kamis (8/10/2026) dengan total bantuan mencapai 80 ribu liter air bersih.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU Cilacap, Agustiawan, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.
“Kami memahami kekeringan tahun ini berlangsung lebih panjang dari biasanya dan dampaknya sangat dirasakan warga,” ujar Agustiawan saat memimpin penyaluran bantuan di Kutawaru.
Ia berharap bantuan air bersih tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Semoga bantuan air bersih ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meringankan beban masyarakat,” katanya.
Salah seorang warga Dusun Cimeong, Sarni, mengaku bersyukur atas bantuan air bersih yang diberikan Pertamina karena sangat dinantikan masyarakat.
“Terima kasih sekali Pertamina, bantuan ini sangat ditunggu masyarakat, semoga Pertamina semakin berkah,” tuturnya.
Agustiawan menjelaskan, penyaluran bantuan air bersih tidak hanya menyasar wilayah Kutawaru, tetapi juga sejumlah kelurahan di Cilacap serta desa-desa di Kecamatan Jeruklegi dan Kawunganten.
Secara keseluruhan, program bantuan tersebut ditargetkan menjangkau masyarakat di 23 desa dan kelurahan di Kabupaten Cilacap.
Dalam pelaksanaannya, Pertamina RU Cilacap berkolaborasi dengan sejumlah organisasi, di antaranya Relawan Pertamina Peduli (Relpi), Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK), Persatuan Wanita Patra (PWP), Koperasi Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (Kopama), Himpunan Pensiunan Pertamina (Himpana), Agent of Change (AOC), Baituzzakah Pertamina (Bazma), dan Yayasan Siaga Peduli Cilacap.
Camat Cilacap Tengah, Agung Wibowo, mengapresiasi dukungan Pertamina yang dinilai menjadi bentuk sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kemarau panjang.
“Dukungan Pertamina merupakan bentuk sinergi nyata antara dunia usaha dan pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau,” ungkap Agung.
Ia berharap bantuan tersebut dapat mengurangi kesulitan warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah kondisi kekeringan.
Melalui program Pertamina Peduli, Kilang Cilacap berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui aksi sosial yang menjawab kebutuhan dasar warga, terutama dalam menghadapi dampak musim kemarau.

