WARTABANYUMAS, CILACAP – Stasiun Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mulai bersolek dengan pengembangan sejumlah fasilitas untuk menyambut perpanjangan relasi Kereta Api (KA) Pangandaran dari Gambir hingga Sidareja yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Desember 2026.
Pembenahan yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan pelanggan sekaligus memperkuat akses transportasi menuju kawasan wisata Pangandaran, Jawa Barat.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan pengembangan fasilitas stasiun dilakukan untuk menunjang kebutuhan pelanggan seiring dengan pengembangan layanan kereta api.
“Penambahan panjang dan peninggian peron tersebut bertujuan meningkatkan kemudahan pelanggan, khususnya saat naik dan turun dari kereta api,” kata As’ad dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2026).
Peron Stasiun Sidareja Diperpanjang 83 Meter
Salah satu pekerjaan utama dalam pengembangan Stasiun Sidareja adalah memperpanjang Peron 1 sepanjang 83 meter dengan konstruksi peron sedang.
Sebelumnya, Peron 1 memiliki panjang 93 meter dengan konstruksi peron rendah, sehingga setelah pengembangan selesai, panjang keseluruhan peron tersebut akan mencapai 176 meter.
Peninggian dan perpanjangan peron ini diharapkan memudahkan penumpang ketika naik maupun turun dari kereta api, sekaligus mendukung pelayanan operasional stasiun.
Selain peron, KAI Daop 5 Purwokerto juga membenahi fasilitas toilet melalui perbaikan dinding, lantai, dan plafon serta menyiapkan ruang VIP untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan.
Seluruh pekerjaan pengembangan fasilitas Stasiun Sidareja tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026.
As’ad menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan masyarakat apabila aktivitas konstruksi selama proses pengerjaan masih menimbulkan ketidaknyamanan.
“Kami berupaya agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap mengutamakan keselamatan pekerja dan pelanggan, serta memastikan pelayanan operasional stasiun tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.
Jadi Akses Terdekat Menuju Wisata Pangandaran
Pengembangan Stasiun Sidareja juga berkaitan dengan perannya sebagai salah satu akses transportasi kereta api terdekat menuju kawasan wisata Pangandaran yang berjarak sekitar 37 kilometer.
Perpanjangan relasi KA Pangandaran yang sebelumnya melayani rute Gambir–Banjar pulang pergi (PP) hingga Sidareja diharapkan semakin memudahkan wisatawan yang ingin menuju destinasi wisata di Jawa Barat tersebut.
Konektivitas ini juga berpotensi mendukung perjalanan wisatawan domestik maupun mancanegara yang menggunakan kereta api sebagai moda transportasi menuju kawasan Pangandaran.
Berdasarkan data KAI Daop 5 Purwokerto, Stasiun Sidareja telah melayani 284.561 pelanggan selama periode Januari hingga Oktober 2026.
Jumlah tersebut terdiri dari 139.207 pelanggan yang berangkat dan 145.354 pelanggan yang tiba melalui Stasiun Sidareja.
Pada periode yang sama, tercatat sebanyak 1.732 warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api melalui stasiun tersebut.
Data tersebut menunjukkan tingginya peran Stasiun Sidareja dalam mendukung mobilitas masyarakat, termasuk pelanggan mancanegara yang melakukan perjalanan melalui wilayah Cilacap dan sekitarnya.
“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pembenahan fasilitas stasiun secara berkelanjutan. Kami berharap pengembangan Stasiun Sidareja ini dapat memberikan manfaat bagi pelanggan, mendukung pengembangan layanan kereta api, serta memperkuat konektivitas menuju kawasan wisata Pangandaran,” tutup As’ad.

