Cilacap
Beranda / Cilacap / Lupa Matikan Tungku, Dapur Rumah Warga Sidareja Cilacap Terbakar

Lupa Matikan Tungku, Dapur Rumah Warga Sidareja Cilacap Terbakar

WARTABANYUMAS, CILACAP – Dapur rumah milik Maryatun, warga Dusun Cikalong RT 03 RW 06, Desa Sidareja, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, terbakar pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan api pertama kali diketahui oleh tetangga korban sesaat setelah melaksanakan salat Magrib.

“Setelah salat Magrib, saksi mendengar suara letupan bambu terbakar dan saat keluar rumah melihat dapur milik korban sudah terbakar,” kata Gatot.

Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum akhirnya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran karena kobaran api semakin membesar.

“Warga sudah berusaha melakukan pemadaman bersama-sama, namun api terlanjur membesar sehingga laporan segera diteruskan kepada petugas Damkar,” ujarnya.

Kekeringan di Cilacap Belum Usai, 1.066 Tangki Sudah Dikirim ke 75 Desa

Mendapat laporan pada pukul 18.31 WIB, Pos Damkar Sidareja langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman bersama warga serta unsur terkait.

Petugas berhasil menjinakkan api dengan menghabiskan sekitar 1.000 liter air dan kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

“Api berhasil dipadamkan, kemudian petugas melakukan pendinginan dan pendataan di lokasi bersama unsur terkait,” kata Gatot.

Dari hasil pendataan sementara, kebakaran diduga dipicu tungku pawon yang lupa dimatikan sehingga api kemudian merambat dan membakar bagian dapur hingga sebagian rumah korban.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran karena tungku pawon lupa dimatikan atau human error,” jelasnya.

Jalan Perwira Cilacap Bakal Diberlakukan Satu Arah, Mulai 1 Oktober 2026

Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kebakaran tersebut, tetapi dapur dan sebagian rumah milik Maryatun mengalami kerusakan.

“Untuk korban jiwa maupun luka nihil, sedangkan kerugian material ditaksir sekitar Rp20 juta,” ujar Gatot.

Gatot mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan tungku atau sumber api dalam kondisi menyala untuk mencegah kebakaran rumah, terutama saat aktivitas memasak telah selesai.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan tungku maupun sumber api benar-benar sudah dimatikan setelah digunakan,” pungkasnya.

Dugaan Kekerasan, Pelecehan Seksual hingga Pungli di SMK Negeri Karangpucung Diselidiki Polisi