Cilacap
Beranda / Cilacap / Sekolah Rakyat Cilacap Mulai Pembelajaran 31 Agustus, Persiapan Capai 96 Persen

Sekolah Rakyat Cilacap Mulai Pembelajaran 31 Agustus, Persiapan Capai 96 Persen

Ilustrasi Sekolah Rakyat Cilacap.

WARTABANYUMAS, CILACAP – Sekolah Rakyat di Kabupaten Cilacap dijadwalkan mulai melaksanakan pembelajaran perdana pada Senin (31/8/2026).

Pj Sekda Cilacap Annisa Fabriana mengatakan, berbagai persiapan untuk pembukaan Sekolah Rakyat di Kecamatan Majenang telah dilakukan, baik dari sisi fisik maupun kebutuhan pembelajaran.

“Alhamdulillah di Cilacap, baik fisik maupun persiapan lainnya, artinya rekrutmen siswa, kepala sekolah dan guru di sana sudah dipersiapkan,” kata Annisa.

Ia menjelaskan, pembangunan fisik Sekolah Rakyat di Kecamatan Majenang saat ini telah mencapai sekitar 96 persen.

Menurut Annisa, fasilitas yang akan langsung digunakan untuk aktivitas pembelajaran telah dipastikan siap sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dimulai sesuai jadwal.

Kekeringan di Cilacap Belum Usai, 1.066 Tangki Sudah Dikirim ke 75 Desa

“Untuk fisik yang ada, Sekolah Rakyat yang berada di Kecamatan Majenang sudah berhasil diselesaikan 96 persen, terutama untuk hal-hal yang akan langsung digunakan untuk aktivitas,” ujarnya.

Dari sisi penerimaan peserta didik, kuota Sekolah Rakyat di Cilacap sebagian besar telah terpenuhi sesuai jenjang pendidikan yang tersedia.

Sekolah Rakyat tersebut menyediakan empat kelas untuk jenjang SLTA, empat kelas untuk SMP, dan satu kelas untuk SD dengan kapasitas sekitar 30 siswa setiap kelas.

“Empat kelas untuk SLTA, empat kelas untuk SMP, satu kelas untuk SD sudah terpenuhi, hanya untuk SD satu kelas belum terpenuhi semuanya,” jelas Annisa.

Pembelajaran perdana pada Senin (31/8/2026) juga akan diikuti melalui agenda zoom bersama Presiden serta kehadiran Wakil Menteri Sosial di Sekolah Rakyat Majenang.

Jalan Perwira Cilacap Bakal Diberlakukan Satu Arah, Mulai 1 Oktober 2026

Annisa berharap pelaksanaan Sekolah Rakyat di Cilacap mendapat dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar program tersebut dapat berjalan sesuai tujuan pemerintah.

“Mohon doa untuk seluruh masyarakat Kabupaten Cilacap, mudah-mudahan Sekolah Rakyat betul-betul menjadi harapan Pak Presiden dan Menteri karena ini akan memutus rantai kemiskinan,” ungkapnya.

Ia menyebut, salah satu sasaran utama Sekolah Rakyat adalah anak-anak dari keluarga miskin dan tidak mampu yang akan mendapatkan fasilitas pendidikan serta pembinaan untuk menjadi generasi bangsa yang berkualitas.

“Karena salah satu syarat untuk bisa sekolah di Sekolah Rakyat adalah warga miskin yang tidak mampu, di sana akan diberi fasilitas untuk kader bangsa yang mampu dan berkualitas,” katanya.

Secara operasional, program Sekolah Rakyat sepenuhnya merupakan program pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Sosial.

Dugaan Kekerasan, Pelecehan Seksual hingga Pungli di SMK Negeri Karangpucung Diselidiki Polisi

Kabupaten Cilacap menjadi salah satu daerah yang mendapat program tersebut dari total 109 Sekolah Rakyat yang disiapkan di berbagai wilayah Indonesia.

“Alhamdulillah Kabupaten Cilacap dari 109 di Indonesia, kita dapat satu ini, menjadi sebuah berkah dan seluruhnya ditopang oleh pusat,” tutur Annisa.

Menurut Annisa, keberadaan Sekolah Rakyat dengan konsep pendidikan berasrama juga menjadi tantangan sekaligus perhatian penting karena sistem boarding school masih belum banyak tersedia di Indonesia.

“Ini menjadi tantangan bagi seluruh bangsa Indonesia, ternyata untuk boarding school di Indonesia masih menjadi perhatian,” pungkasnya.