Jumat, 15 Juni 2012 - 09:58:22 WIB
Otonomi Daerah ?
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Nasional - Dibaca: 157 kali


Sejak diberlakukan otonomi daerah, banyak daerah yang melakukan percepatan pembangunan daerah melalui pembangunan ekonomi. Pemerintah daerah harus melakukan kebijakan menarik investasi di daerahnya, hal itu perlu dilakukan untuk memperkuat pelaksanaan otonomi daerah. Dalam rangka menarik minat investor, daerah harus mempromosikan potensi daerahnya, dan yang terpenting memberi jaminan kepastian hukum untuk para investor, sehingga kondusif sebagai daerah investasi. Pemerintah Daerah diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, efisiensi birokrasi, serta menambah dan memperbaiki infrastruktur. Daerah juga harus punya kewenangan yang memadai. Dengan investor diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah, menggerakan roda kehidupan ekonomi daerah.

Masuknya para investor demi menarik para pengusaha dan menggerakkan ekonomi daerah. Yang terpenting adalah investasi diarahkan untuk kesejahteraan rakyat, tidak merusak lingkungan, dan budaya lokal. Hasil investasi harus bermanfaat untuk masyarakat daerah secara adil dan merata, membangun sumber daya manusia dan infrastruktur yang bersinergi dengan daerah lain.

Tetapi adanya otonomi daerah juga membuka peluang praktik-praktik korupsi merambah di daerah. Karena kekuasaan selalu menawarkan banyak godaan, termasuk praktik korupsi untuk memperkaya diri. Sejumlah kepala daerah yang harus meringkuk di penjara akibat kasus tersebut atau akibat kebijakan pemerintahan yang dilaksanakannya. Sebagian besar dana yang dikorupsi di daerah berasal dari APBD. Penyebab korupsi di daerah karena ongkos politik pilkada yang amat mahal. Kesenjangan antara dana kampanye pilkada dan gaji kepala daerah membuat korupsi sebagai jalan keluarnya.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa penyelenggaraan Pemilu Kada seringkali dikotori oleh praktik politik uang. Untuk bisa diusung oleh partai politik seorang kandidat harus menyetor dana hingga milyaran rupiah, jika ia mampu dengan dananya sendiri tapi kalau tidak mampu sang kandidat akan menggandeng para pengusaha dengan janji konsesi-konsesi tertentu jika nanti terpilih. Dari sinilah awal tumbuh kembangnya korupsi di daerah. Padahal, otonomi daerah utamanya untuk pemerataan dan peningkatan kesejahteraan serta keadilan masyarakat di daerah.!!



» BERITA TERBARU


» BERITA TERATAS





» AGENDA



» PENCARIAN



» POLLING

Bagaimana pendapat Anda tentang Website ini..?
Bagus
Cukup
Kurang

Lihat Hasil Poling